OJK memperingatkan penipuan investasi yang memakai video deepfake tokoh publik dan profesional keuangan. Video dan suara buatan AI dibuat seolah-olah mereka merekomendasikan investasi tertentu, lalu disebar lewat media sosial dan aplikasi pesan.

Modus yang diperingatkan OJK

Pejabat OJK di bidang pengawasan lembaga efek, Edi Broto Suwarno, menyampaikan peringatan ini pada 14 Oktober 2026 di BEI, menurut CNN Indonesia. Pelaku memakai video atau suara tiruan tokoh publik dan profesional keuangan, serta menyamar sebagai lembaga keuangan resmi.

Umpannya klasik: janji keuntungan tinggi tanpa risiko. Edi mengingatkan bahwa teknologi yang tampak canggih tidak menjamin informasinya benar. Peringatan serupa juga dilaporkan CNBC Indonesia.

Rencana label konten AI

Komdigi sedang mengkaji peraturan menteri yang kemungkinan mewajibkan label pada konten buatan AI, menurut CNN Indonesia. Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menyebut perkembangan AI makin mengaburkan batas antara fakta dan konten sintetis.

Aturan ini belum berlaku dan belum ada tanggalnya. Nezar mencontohkan kasus di Hong Kong sekitar dua tahun lalu, ketika seorang staf keuangan mentransfer total sekitar US$25 juta setelah rapat video yang semua pesertanya ternyata palsu.

Kerangka tata kelola AI yang lebih luas kami bahas di aturan AI sektoral.

Tujuh tanda video deepfake

Tanda-tanda berikut membantu, tetapi bukan jaminan. Deepfake terus membaik, jadi gabungkan dengan verifikasi di bagian berikutnya.

  1. Gerak bibir tidak pas dengan suara. Perhatikan huruf seperti "p", "b", dan "m" yang menuntut bibir tertutup.
  2. Mata dan kedipan janggal. Kedipan terlalu jarang, terlalu teratur, atau arah pandang yang kaku.
  3. Tepi wajah kabur. Garis rambut, telinga, dan dagu tampak buram atau berubah saat kepala bergerak.
  4. Cahaya tidak konsisten. Bayangan di wajah tidak sesuai arah cahaya di latar belakang.
  5. Suara datar atau terpotong. Intonasi monoton, napas tidak terdengar, atau jeda yang aneh.
  6. Isi pesan mendesak. Ajakan "kuota terbatas", "hari ini saja", atau janji untung pasti.
  7. Diarahkan ke kanal tidak resmi. Tautan ke grup chat, akun baru, atau formulir yang meminta data pribadi.

Tanda nomor 6 dan 7 justru paling bisa diandalkan, karena tidak bergantung pada kualitas teknologi pembuat video. Video yang sempurna secara teknis tetap bisa dikenali dari isi tawarannya: untung pasti, waktu terbatas, dan permintaan transfer ke rekening pribadi.

Cara mengecek video lebih teliti

Bila sebuah video tampak meyakinkan, periksa sumbernya, bukan hanya tampilannya.

  • Lihat akun pengunggah. Akun baru, nama yang mirip tetapi berbeda satu huruf, atau kolom komentar yang dimatikan patut dicurigai.
  • Cek apakah video berupa iklan. Banyak penipuan memakai iklan berbayar agar muncul di beranda banyak orang.
  • Cari di kanal resmi. Buka akun terverifikasi atau situs resmi tokoh dan lembaganya. Tawaran investasi resmi biasanya juga diberitakan media arus utama.
  • Tangkap layar dan cari gambarnya. Pencarian gambar terbalik bisa menunjukkan video asli yang dipotong dan diberi suara baru.
  • Putar ulang dengan pelan. Kejanggalan di bibir, mata, dan tepi wajah lebih mudah terlihat saat video diperlambat.

Contoh skenario penipuan

Skenario berikut adalah ilustrasi pola umum, bukan kasus nyata tertentu. Seseorang melihat video tokoh terkenal di media sosial yang menyebut ada program investasi khusus dengan untung pasti tiap pekan. Di bawah video ada tautan ke grup chat.

Di grup, anggota lain tampak memamerkan bukti untung. Korban diminta mengunduh aplikasi dan menyetor dana kecil, yang awalnya bisa ditarik. Setelah setoran makin besar, penarikan tiba-tiba ditahan dengan alasan pajak atau biaya administrasi.

Setiap tahap memakai tekanan yang sama: waktu terbatas, bukti sosial, dan janji yang terlalu bagus. Mengenali pola ini sejak awal lebih efektif daripada mencoba menilai keaslian video.

Cara memverifikasi tawaran investasi

OJK merangkumnya dengan prinsip "legal dan logis". Pertama, cek legalitas: apakah perusahaan dan produknya terdaftar dan diawasi OJK. Langkahnya kami uraikan di cara cek platform keuangan legal.

Kedua, cek kelogisan. Imbal hasil tinggi tanpa risiko tidak masuk akal di produk investasi mana pun. Ketiga, cari pernyataan resmi tokoh tersebut di akun terverifikasi atau situs lembaganya.

Bila video meniru anggota keluarga lewat telepon atau pesan suara, modusnya mirip tetapi tujuannya berbeda. Cara menghadapinya ada di penipuan voice cloning.

Risiko keamanan dan cara melapor

Jangan bagikan data. OJK mengingatkan untuk tidak memberikan data pribadi, kata sandi, PIN, atau kode OTP kepada siapa pun.

Jangan unduh aplikasi dari tautan. Aplikasi investasi palsu bisa meminta akses ke SMS dan kontak. Unduh aplikasi keuangan hanya dari toko aplikasi resmi dan cocokkan nama pengembangnya dengan situs resmi lembaga.

Laporkan. Hubungi Kontak OJK 157 atau laporkan lewat Indonesia Anti-Scam Centre di iasc.ojk.go.id. Laporkan juga akun atau iklan tersebut ke platform media sosial.

Simpan bukti sebelum melapor. Tangkap layar video, nama akun, tautan, dan percakapan. Bukti ini membantu platform dan otoritas menindaklanjuti laporan, bahkan bila akun pelaku kemudian dihapus.

Bila sudah transfer. Segera hubungi bank Anda dan simpan bukti percakapan serta transfer. Urutan langkahnya ada di lapor penipuan transfer.

Orang tua dan anggota keluarga yang jarang memakai media sosial sering menjadi sasaran. Ajak mereka berdiskusi singkat tentang pola ini dan sepakati satu aturan keluarga: setiap tawaran investasi dibicarakan dulu sebelum transfer.

Kebiasaan paling sederhana: setiap kali melihat tokoh terkenal menawarkan investasi di iklan media sosial, anggap palsu sampai terbukti sebaliknya lewat kanal resmi.