Pekan lalu IHSG kehilangan hampir 15%, tetapi harga emas Antam tidak ikut melonjak. Harga emas Antam justru sempat turun pada pertengahan Oktober, dan masih jauh di bawah rekor awal tahun. Ini menunjukkan emas tidak otomatis menjadi pelindung saat pasar saham panik.

Pergerakan harga emas Antam bulan ini

Pada 8 Oktober 2026, harga emas Antam turun Rp15.000 menjadi Rp2.565.000 per gram, menurut Kontan. Pada 13 Oktober, harga turun Rp20.000 ke Rp2.574.000 per gram karena aksi ambil untung setelah dua hari naik dan sikap menunggu data inflasi AS, menurut Fortune IDN.

Harga emas Antam 1 gram, Oktober 2026 (sumber: Kontan, Fortune IDN, Disway)
TanggalHarga per gram
29 Januari 2026 (rekor)Rp3.168.000
8 Oktober 2026Rp2.565.000
13 Oktober 2026Rp2.574.000

Harga pertengahan Oktober sekitar 19% di bawah rekor Januari. Sementara itu, IHSG turun 14,91% hanya dalam pekan 12-16 Oktober. Keduanya sedang tertekan pada saat yang sama.

Tiga penggerak harga emas di Indonesia

1. Harga emas dunia. Harga Antam mengikuti harga emas internasional dalam dolar AS. Harga emas dunia dipengaruhi suku bunga AS, kekuatan dolar, dan permintaan bank sentral serta investor global.

2. Kurs rupiah. Karena emas dihargai dalam dolar, rupiah yang melemah membuat harga emas dalam rupiah cenderung naik. Pada 16 Oktober rupiah ditutup Rp18.073 per dolar AS, menurut RMOL.

Efek kurs ini bisa tertutup bila harga emas dunia turun lebih dalam. Itulah sebabnya harga Antam bisa turun meski rupiah sedang melemah.

3. Permintaan dan kebijakan harga penjual. Antam, Pegadaian, dan toko emas menetapkan harga jual dan harga buyback sendiri. Saat permintaan tinggi, selisih keduanya bisa melebar.

Ketiga faktor ini bisa bergerak ke arah berbeda pada saat yang sama. IHSG tidak termasuk dalam daftar ini. Penurunan saham Indonesia akibat isu MSCI tidak langsung mengubah harga emas dunia.

Kenapa emas tidak selalu naik saat pasar panik

Suku bunga AS yang tinggi. Emas tidak memberi bunga. Saat suku bunga AS tinggi atau diperkirakan naik, memegang emas menjadi relatif kurang menarik.

The Fed menaikkan suku bunga pada September 2026 dan masih membuka peluang kenaikan lagi, menurut Kompas.com. Dampaknya ke rupiah kami bahas dalam suku bunga The Fed.

Investor butuh uang tunai. Saat pasar jatuh tajam, sebagian investor menjual aset yang masih untung, termasuk emas, untuk menutup kerugian atau memenuhi kebutuhan dana. Pola ini juga terlihat pada Maret 2020, ketika harga emas dunia sempat turun saat saham anjlok sebelum naik lagi.

Aksi ambil untung. Setelah harga naik beberapa hari, pembeli sebelumnya menjual untuk mengunci untung, sehingga harga turun meski kabar pasar sedang buruk.

Kejatuhan yang bersifat lokal. Penurunan IHSG kali ini dipicu isu struktur pasar Indonesia, bukan krisis global. Investor global tidak punya alasan khusus untuk berbondong-bondong membeli emas karena isu tersebut.

Selisih harga jual dan buyback

Bagi pembeli emas batangan, selisih harga jual dan harga buyback adalah biaya pertama yang harus ditutup sebelum untung. Pada 8 Oktober 2026, misalnya, harga jual emas 1 gram di Pegadaian Rp2.619.000, sedangkan harga buyback-nya Rp2.343.000. Selisihnya sekitar 10%.

Artinya, harga emas harus naik sekitar 10% hanya agar Anda balik modal bila membeli lalu menjual kembali di tempat yang sama. Cara menghitungnya kami bahas dalam selisih harga buyback emas Antam, dan perbandingan tempat membeli ada di emas Pegadaian vs Logam Mulia.

Risiko membeli emas karena panik

Membeli untuk jangka pendek. Dengan selisih jual-beli sekitar 10%, membeli emas untuk dijual dalam beberapa bulan berisiko rugi bila harga tidak naik cukup tinggi.

Menganggap emas pasti naik saat krisis. Data bulan ini menunjukkan emas dan saham bisa turun bersamaan.

Memusatkan dana pada satu aset. Memindahkan seluruh dana dari saham ke emas hanya mengganti satu risiko dengan risiko lain.

Penyimpanan dan keaslian. Emas fisik perlu disimpan dengan aman, dan sertifikat yang rusak bisa menurunkan harga jual kembali.

Yang perlu dipantau

  • Keputusan The Fed pada 28 Oktober waktu AS. Kenaikan suku bunga biasanya menekan harga emas dunia, sedangkan penahanan bisa memberi ruang naik.
  • Kurs rupiah. Rupiah yang terus melemah menahan penurunan harga emas dalam rupiah.
  • Selisih jual dan buyback di tempat Anda membeli, yang bisa melebar saat permintaan melonjak.
  • Harga referensi harian dari Logam Mulia dan Pegadaian, bukan dari akun media sosial yang menjanjikan harga khusus.

Pengaruh rupiah lemah pada harga barang lain kami uraikan dalam rupiah melemah.

Sebelum membeli emas karena saham sedang jatuh, hitung dulu berapa persen harga emas harus naik agar menutup selisih jual dan buyback di tempat Anda membeli.