Satu genteng retak yang dibiarkan bisa berujung plafon jebol dan kasur basah saat puncak musim hujan. Persiapan musim hujan yang dilakukan sekarang, sebelum hujan deras merata, jauh lebih murah daripada memperbaiki kerusakan nanti.

Persiapan musim hujan: kapan hujan datang

Menurut prakiraan BMKG yang dikutip Katadata, sebagian Kalimantan, Riau, dan Sumatra Selatan masuk musim hujan pada Oktober. Sebagian besar wilayah lain menyusul pada November dan Desember.

Perkiraan awal dan puncak musim hujan 2026/2027 (sumber: BMKG via Katadata)
PeriodePerkiraan
Awal musim hujan OktoberSebagian Kalimantan, Riau, Sumatra Selatan
Awal musim hujan November185 zona musim (24,66% wilayah)
Awal musim hujan Desember266 zona musim (17,31% wilayah), termasuk sebagian besar Jawa dan Bali
Puncak musim hujanDesember 2026 hingga Februari 2027

Musim hujan kali ini diperkirakan lebih pendek, tetapi curah hujannya normal hingga di atas normal. Karena awal dan puncaknya berdekatan, BMKG mewaspadai lonjakan hujan yang bisa memicu banjir dan longsor, terutama di Jawa, Sumatra bagian barat, Sumatra Utara, dan Aceh. Prakiraan untuk kecamatan Anda bisa dipantau di aplikasi Info BMKG.

Tips 1: periksa atap dan talang

Cari genteng yang retak atau bergeser, terutama setelah angin kencang. Bocor kecil yang dibiarkan merembes ke plafon, dinding, dan perabot.

Bersihkan talang dari daun dan sampah. Talang tersumbat membuat air meluap ke dinding. Pekerjaan ini hanya butuh setengah hari tukang harian, jauh lebih murah daripada mengganti plafon.

Tips 2: bersihkan saluran air

Selokan yang tersumbat adalah penyebab genangan paling umum. Bersihkan saluran di depan dan belakang rumah, juga lubang pembuangan di kamar mandi dan dapur. Ajak tetangga kerja bakti, karena saluran Anda tidak banyak membantu bila saluran di sebelahnya tetap mampet.

Tips 3: amankan instalasi listrik

Periksa stopkontak dan kabel di teras, garasi, dan dekat jendela. Bila rumah pernah tergenang, pindahkan sambungan listrik dari lantai dan pastikan semua anggota keluarga tahu letak sakelar utama.

Tips 4: siapkan kendaraan

Ban yang alurnya sudah tipis mudah tergelincir di jalan basah. Ganti karet wiper yang mengeras, cek lampu, dan untuk sepeda motor, pastikan rem pakem serta jas hujan masih layak.

Hindari menerobos genangan yang dalamnya tidak jelas. Air yang masuk ke mesin bisa menimbulkan biaya perbaikan jutaan rupiah. Saat ada peringatan hujan lebat, parkir di tempat yang lebih tinggi.

Ongkos transportasi juga cenderung naik saat hujan karena perjalanan lebih lama dan macet. Bila Anda memakai BBM nonsubsidi, perhatikan pula perkembangan harga Pertamax.

Tips 5: lindungi dokumen dan barang berharga

Simpan akta, sertifikat, ijazah, dan polis asuransi di wadah kedap air di tempat yang tinggi. Foto semua dokumen itu dan simpan salinannya di penyimpanan daring.

Bila tinggal di daerah rawan banjir, siapkan tas darurat berisi senter, obat pribadi, pengisi daya ponsel, dan daftar nomor darurat.

Tips 6: sisihkan dana perbaikan

Sisihkan dana kecil khusus untuk perbaikan mendadak, misalnya mengganti genteng, memperbaiki pompa air, atau servis kendaraan. Pisahkan dari uang belanja bulanan, dengan cara yang sama seperti saat menjaga anggaran di tengah inflasi.

Musim hujan juga membawa demam berdarah dan diare. Pastikan iuran BPJS Kesehatan keluarga tidak menunggak agar kartu bisa langsung dipakai. Bila punya asuransi rumah atau kendaraan, cek apakah risiko banjir sudah termasuk dalam polis.

Akhir pekan ini, periksa atap atau minta tukang memeriksanya, lalu bersihkan talang dan selokan sebelum hujan deras pertama datang.