Inflasi tahunan September 2026 tercatat 3,28%, menurut BPS. Bila gaji Anda tidak naik tahun ini, daya belinya turun sebesar itu, dan angka ini bisa menjadi titik awal negosiasi kenaikan gaji akhir tahun.

Tips 1: hitung kenaikan yang masuk akal dengan inflasi

Inflasi adalah batas bawah, bukan target. Kenaikan setara inflasi hanya menjaga daya beli tetap sama.

Contoh hitungan kenaikan gaji (angka ilustrasi; inflasi 3,28% dari BPS)
Gaji saat iniSetara inflasi 3,28%Kenaikan 7%
Rp5 juta+Rp164.000+Rp350.000
Rp8 juta+Rp262.400+Rp560.000
Rp12 juta+Rp393.600+Rp840.000

Pengeluaran Anda bisa naik lebih cepat dari rata-rata inflasi, misalnya bila banyak belanja pangan atau transportasi. Cara mengecek kenaikan biaya hidup pribadi ada di inflasi September.

Tips 2: kumpulkan bukti capaian kerja

Atasan memutuskan kenaikan berdasarkan nilai yang Anda berikan, bukan kebutuhan Anda. Siapkan daftar singkat capaian setahun terakhir dengan angka: target yang terlampaui, biaya yang dihemat, proyek yang selesai, atau tanggung jawab baru yang Anda ambil.

Satu halaman cukup. Sertakan juga masukan positif dari atasan, rekan, atau pelanggan bila ada, karena penilaian pihak lain menguatkan klaim Anda. Bukti yang jelas lebih meyakinkan daripada daftar panjang.

Tips 3: cek gaji pasar untuk posisi Anda

Lihat kisaran gaji untuk posisi serupa di lowongan kerja, laporan survei gaji, dan obrolan dengan rekan seprofesi. Gunakan kisaran, bukan satu angka tertinggi yang Anda temukan.

Usulan kenaikan UMP juga bisa menjadi konteks. Serikat buruh mengusulkan kenaikan UMP 2027 sebesar 7,5-9,5%, tetapi pemerintah belum membahasnya, menurut Katadata. Cara membaca usulan itu kami uraikan dalam usulan kenaikan UMP.

Tips 4: pilih waktu negosiasi kenaikan gaji

Waktu terbaik biasanya menjelang penilaian kinerja atau penyusunan anggaran tahun depan, bukan setelah anggaran ditetapkan. Minta waktu bicara khusus, bukan di sela rapat.

Sampaikan dengan tenang: capaian Anda, data pasar, lalu angka yang Anda usulkan. Hindari ancaman pindah kerja kecuali Anda benar-benar siap melakukannya.

Contoh cara membuka pembicaraan

Kalimat pembuka yang jelas membantu pembicaraan tetap fokus. Contohnya: "Saya ingin membahas kompensasi saya untuk tahun depan. Tahun ini saya menyelesaikan tiga proyek utama dan mengambil tanggung jawab tim baru. Berdasarkan itu dan kisaran gaji pasar untuk posisi ini, saya mengusulkan kenaikan sekitar 8%."

Setelah itu, beri kesempatan atasan menanggapi. Bila jawabannya belum bisa, tanyakan apa yang perlu dicapai agar kenaikan bisa dipertimbangkan, dan kapan evaluasi berikutnya.

Tips 5: siapkan alternatif selain gaji pokok

Bila perusahaan sedang menahan anggaran, bicarakan pilihan lain: tunjangan transportasi, kerja jarak jauh beberapa hari, pelatihan, jabatan baru dengan kenaikan di periode berikutnya, atau jadwal evaluasi ulang dalam enam bulan. Minta kesepakatan itu tertulis, misalnya lewat email ringkasan setelah pertemuan, agar tidak terlupa saat evaluasi berikutnya.

Kesalahan yang perlu dihindari

  • Alasan pribadi sebagai argumen utama. Cicilan baru atau biaya sekolah anak penting bagi Anda, tetapi bukan dasar penilaian perusahaan.
  • Membandingkan dengan gaji rekan. Fokus pada kontribusi dan data pasar.
  • Tidak menyiapkan angka. Datang tanpa angka membuat keputusan sepenuhnya di tangan atasan.
  • Menerima jawaban "nanti" tanpa tanggal. Minta kapan pembahasan dilanjutkan.

Ekonom juga mengingatkan agar kenaikan upah tidak berujung PHK, sehingga kondisi perusahaan perlu dipertimbangkan. Arti kenaikan UMP bagi pekerja bergaji di atas UMP kami bahas dalam kenaikan UMP.

Pekan ini, tulis tiga capaian terbesar Anda tahun ini dengan angkanya, lalu minta jadwal bicara dengan atasan sebelum anggaran tahun depan dikunci.